Rabu, 30 Maret 2011

Bisnis Internet Server Provider

Zaman modern seperti sekarang ini tidak lepas dari pengaruh perkembangan  teknologi.  Sehingga dengan adanya  teknologi semakin mempermudah aktifitas manusia, bahkan bisa dikatakan mengganti peran manusia. Jika dianalogikan teknologi ini seperti pisau yang tajam, jika kamu salah menggenggamnya maka kamu akan terluka. Begitu pun dengan teknologi jika kita tidak bisa memanfaatkan perkembangan teknologi sebijak mungkin maka kita hanya akan mendapatkan masalah.
Salah satu teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah internet.
Jumlah pengguna Internet semakin bertambah sehingga tidak heran jika sekarang munculnya budaya Internet. Selayaknya budaya, internet merupakan bagian tak terpisahkan pada diri manusia. Sehingga, pada perkembangan yang lebih ekstrim internet bisa menjadi kebutuhan bagi banyak orang karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat dan mudah tanpa batas. Dengan internet dunia bisa menjadi begitu transparan.
Internet memiliki potensi besar yang sampai saat ini terus dikembangkan.
Hal inilah yang dimanfaatkan oleh ISP atau  Internet Service Provider sebagai perusahaan yang menyelenggarakan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyelenggara jasa internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke internet, pendaftaran nama domain, dan hosting.
ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modem,sewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT.
BISNIS ISP (Internet service provider)
Ini adalah beberapa bisnis ISP yang telah ada dan berkembang di Indonesia2:
3GNet → http://www.3g-net.net/
BIZNET → http://www.biz.net.id/
INDOSAT → http://www.indosat.net.id/
JASATEL → http://www.jasatel.net.id/
Sistelindo → http://www.u.net.id/
Speedy → http://www.telkomspeedy.com/
TELKOMNET → http://www.telkom.net/
MEMBANGUN BISNIS ISP (Internet Service Provider)
Di bawah ini merupakan prosedur untuk membangun Internet Service Provider:
  1. Mengajukan proposal dengan dilampiri Akte Perusahaan, SIUP, NPWP, dan dokumen-dokumen penunjang lainnya ke Departemen Perhubungan dan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi
Proposal yang dibuat memuat bisnis Plan dari ISP yang akan dibangun, yang di dalamnya memuat tentang garis besar arah bisnis yang ingin dibangun, aspek-aspek teknis yang menunjang ISP, aspek marketing, aspek keuangan, struktur organisasi, serta jadwal pelaksanaan dari perusahaan tersebut.
2.              Apabila seluruh persyaratan telah, maka pihak Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi akan segera mengeluarkan surat ijin Prinsip untuk melakukan pembangunan sarana dan prasarana.
3. Apabila pembangunan telah selesai dan siap beroperasi maka perusahaan mengajukan permohonan uji laik operasi serta menyampaikan laporan lengkap kepada Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi untuk mendapatkan surat ijin penyelenggaraan.
Dalam praktiknya memulai bisnis ISP tidak begitu mudah apalagi bagi pemula. Karena biasanya  pemula memiliki kekurangan pengalaman dan pengetahuan  tentang prosedur  memulai ISP. Selain itu, bisnis ISP memerlukan modal besar. Sehingga diperlukan penyusunan bisnis plan untuk mempermudah proses pembuatan bisnis.  berikut ini sedikit tips dari mengenai bisnis ISP ini:
“ Lakukan market research untuk mendapatkan service apa yang saat ini sedang dibutuhkan masyarakat di bidang Internet paling tidak selama 3 – 5 tahun ke depan”.
  1. Kalau bisa ciptakan produk Internet yang unik yang belum pernah ‘dimasuki’ oleh ISP-ISP lain.
  2. Sebaiknya lakukan spesialisasi produk, misalnya ISP anda hanya mengkhususkan diri pada corporate customer, dial-up, atau bisa saja ISP anda spesialisasi di bidang Data Center, Broadband, dan lain sebagainya.
2 http://cardmbti09.blogspot.com/2010/03/bisnis-internet-service-provider.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar